'Adalah Sahabat, Tanggapan atas Jalaluddin Rakhmat -3

Go back to the article

Comment in question

1. 19-04-2010 23:37

Emang Begitu
Jazakumullah khairan katsiran ya akhi atas penjelasannya. Demi Allah ya akhi, memang begitulah cara berdalil orang-orang yang sesat. Mereka menggunakan ayat-ayat al-Qur'an dan juga hadits-hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hanya sepotong-sepotong lalu digunakan untuk menyerang balik umat Islam. Namun, demi Allah, Allah akan selalu membongkar kedok kedustaan, kebohongan, dan segala perbuatan mereka baik di dunia maupun di akhirat.
» See all 2 replie(s)
ar-Rasyid
2 replies

1. 25-07-2010 07:08

Tentang menyimpulkan sesuatu
Dengan mengutip: 
 
Pada titik inilah, menurut saya, Dr. Jalaluddin Rakhmat tergoda dan selanjutnya terjebak metodologi "Wailul Lil Mushallin" dalam melihat para sahabat. 
 
Apa itu metodologi "Wailul Lil Mushallin"? Secara literal ia adalah potongan dari surah al Ma'un ayat 4, yang bermakna: "Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat …" 
 
Secara terminologis, ia bisa dijelaskan sebagai: metodologi membaca ayat atau peristiwa secara parsial atau sepotong-sepotong untuk kemudian dijadikan landasan untuk menetapkan penilaian atas keseluruhan. 
 
Cara membaca dan memandang seperti itu menurut saya sangat tidak tepat dan bisa berakibat fatal. Ia akan mengantarkan kita pada pembentukan gambaran-gambaran yang buruk tentang peristiwa-peristiwa maupun tokoh-tokoh agung seperti para Nabi sekalipun. 
 
Komentar saya: 
Saya suka bagian ini. Betul sekali banyak orang yang menyimpulkan sesuatu dari gambaran sepotong-sepotong. Dalam ilmu logika, ini disebut 'logical fallacy' dengan kategorinya 'generalization.' Ini bisa amat berbahaya. Seharusnya hukum yang dipegang adalah "A whole is made of parts, but just one part doesn't make a whole." Satu dua kesalahan manusiawi sahabat tertentu tidak harus (dan tidak akan) membatalkan 'adalah mereka secara keseluruhan. Belum lagi kalau ini kita masukkan kepada konteks (waktu) saat mereka membuat kesalahan itu. Faktor-faktor seperti ini mesti dipertimbangkan dalam menilai jati diri para sahabat. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih sekali untuk anda dan ust abdul hayyie, 
 
memang di situ lah kesalahan utama dan fatal dari ust2 syiah untuk menyebarkan ajarannya. dan anehnya, fallacy2 seperti itu sangat manjur, buktinya banyak yang terpengaruh.
» Reply to this comment...
Ferry

2. 27-07-2010 08:31

Tanggapan kepada Mrshiaa atas responnya:
Betul. Terutama tentu orang awamnya, yang sepertinya tidak terlalu berpikir kritis dan lebih memilih manut saja. Saya ingat dulu waktu masih kuliah S2, contoh-contoh logical fallacy dengan segala aspekya diambil dan berasal dari pernyataan orang awam sehari-hari, yang disampelkan dosen sebagai salah dan tidak boleh diadopsi ke dalam berpikir dan berpendapat dalam konteks akademis dan apalagi ilmiah. Artinya kalo ada akademisi yang masih berpikir dengan cara dan logical fallacy seperti itu, mereka juga masih berpikir secara awam, terlepas dari gelar (tinggi) yang mereka sandang :-) 
 
MrShiaa: 
 
itulah yang saya heran. katanya banyak yang intelek, tapi kok begitu mudah termakan fallacy murahan.
» Reply to this comment...
Ferry


mXcomment 1.0.8 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 

Syiah Latest Comments

teruskan
sungguh web ini sangat berguna membuka mata dan hati serta...
09/05/12 21:32 More...
By ghifary palembang

aklak kang jalal 8
Di Qum ( Iran ) selain belajar mut'ah juga dong!! Assyikkk
09/05/12 18:44 More...
By imam ko'mani

sejarah kelam islam
menurut anda apakah kudeta muawiyah yang didukung beberapa sahabat...
08/05/12 14:14 More...
By abyjahier

jauhi syiah
silahkan baca disini...
07/05/12 12:03 More...
By saiful

jauhi syiah
Sungguh Rasullah Mengatakan ummatku akan terbagi menjad 73 golongan...
07/05/12 11:54 More...
By saiful

Lihat Gallery Syiah