Bukti Nyata Kepalsuan Mazhab Syiah

Go back to the article

Comment in question

1. 16-12-2008 11:40

Teliti dan lihat dgn hati Nurani
Aslm, 
 
Tulisan yang anda tuliskan tidak berlandaskan dalil dan argument yang jelas. Anda bilang Nabi Muhammad SAW menyuruh Abu bakar untuk menjadi imam shalat, dasar Ahlusunnah Abu Bakar diangkat menjadi Khalifah itu, kalau kita teliti lebih jauh, apa hubungannya Imam shalat dengan Imam umat? Terkadang kita hanya melihat suatu hadis hanya dr orang tanpa mau menelitinya atau berpikir. Padahal dalam shahih Muslim sendiri voll VII, tentang ghadir khum sudah jelas pengganti beliau dan kepemimpinan selanjutnya adalah Amirul Mukminin Imam Ali bin Abi Thalib as dan keturunan yang berasal dari tulang sulbinya dan tidak ada Amirul Mukminin selain beliau. Imam Ali as membait Abu Bakar memanglah terpaksa agar Umat tidak terpecah belah dan dapat membuat Islam menjadi lemah dan menjadi sasaran empuk untuk diserang oleh kaum kafir dan semua yang para Aimah lakukan bertujuan untuk kesatuan Islam, bila pada saat itu Imam Ali as hijrah untuk menyebarkan ajarannya, maka pecahlah umat pada saat itu juga dan Islam akan hancur oleh orang kafir. Dan pada masa khalifah Abu Bakar, Umar dan Utsman pun tidak bisa apa2 bila tidak ada Imam Ali as, seperti dalam hadis"Celakalah Umar tanpa Ali." 
 
Saya sarankan anda kajilah lebih mendalam. Mencari sebuah kebenaran bukan karena kita melihat siapa yang bicara, umur, dan gelar. Tapi mencari kebenaran haruslah dicari dengan usaha, akal dan berpikir(tidak menggunakan ego dan emosi). Seperti kata Imam Ali as, "Benturkanlah sebagian pendapat-mu dengan pendapat orang lain niscaya, akan kau dapatkan kebenaran." dan ketika sahabat Imam Ali as yaitu Harun bin Harits bertanta kpd Imam Ali as "Apakah orang yang kita lawan pada prang jamal dalam kebatilan sedangkan kita berada dalam kebenaran?", Imam Ali as menjwab "sungguh kamu hanya melihat keatas dan kamu tidak melihat kebawah." dan lihatlah sesuatu dengan mata hati seperti kata Imam Ali as "Orang yang mendengar dia berpikir, Ia melihat ia sadar dan (itulah orang2 yang melihat dengan matahatinya). 
 
Waslm 
 
MrShiaa: 
Masalah shalat jelas, karena yang menjadi imam shalat suatu kaum adalah yang terbaik dari kaum itu. sedangkan Nabi dengan isyaratnya itu menunjukkan bahwa Abubakar adalah orang terbaik. sayangnya Nabi tidak menyuruh Ali untuk menjadi imam shalat 
dari mana anda tahu Imam Ali berbaiat pada Abubakar dalam keadaan terpaksa? 
 
Anda adalah orang pertama di dunia yang mengatakan bahwa Ali adalah dari sulbi Nabi. lagian jabatan khalifah bukanlah warisan yang diberikan berdasar keturunan. Jika memang demikian maka Muawiyah juga mewariskan khilafah pada Yazid, Muawiyah hanya meniru syiah yang memberikan jabatan berdasar keturunan. Masalah apakah ghadir khum menunjukkan pengangkatan khalifah itu masih tidak jelas, tidak ada pengangkatan khalifah di ghadir khum. 
nanti akan kita bahas tersendiri tentang ghadir khum. 
 
Masalah tidak bisa apa-apa jika tidak ada imam Ali, ini malah membuktikan bahwa imam Ali bekerjasama dengan para khalifah dengan baik, membantu tugas-tugas mereka, bukan memusuhi mereka seperti syiah hari ini. 
 
saya sarankan anda berpikir dengan baik dan dengan memperhatikan fakta-fakta sejarah. apalagi Imam Hasan yang maksum, dia menyerahkan jabatan imamah pada Muawiyah. jika memang perbuatan imam Hasan itu keliru,maka dia bukanlah imam maksum. 
Ali memerangi Muawiyah, tetapi Hasan malah mengajak damai.
» See all 3 replie(s)
Hasan
3 replies

1. 22-05-2009 13:15

SETELAH SAYA TELITI DNG HATI NURANI
Setelah saya teliti dg hati Nurani... betul pak klo bapak tertipu, sebab setahu saya Ali bukan keturunan nabi Muhammad S A W dan bapak nyebut Ali as itu apa maksudnya aku gak tahu, sebab yg saya ketahui itu adalah bacaan sholawat, Al Qur'an berbunyi ; Allah dan Malaikat itu bacakan sholawat untuk Nabi, Nabi Itu banyak lhopak... Selain Nabi kita Nabi Ahirzaman, ada lagi pak... 
Nabi Ibrohim..... dan masih banyak lagi lainya pak... 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih komentar anda, Ali termasuk keluarga dan sahabat Nabi, jadi juga termasuk mereka yang dishalawati saat kita shalat di tasyahud Akhir.
» Reply to this comment...
Ahmad Y K

2. 28-07-2009 00:28

Mr
Ya Allloh, semoga saya termasuk golongan orang2 yang berfikir
» Reply to this comment...
danang

3. 01-09-2009 03:49

comment
Santunlah, 
 
Dialog sunnah dan syiah, yang sejak berabad2 tidak kunjung selesai, adalah dialog yang umumnya mempertentangkan perbedaan bukan menyatukan persamaan. Dialog yang biasanya terdiri atas cacian dan makian satu sama lain dan masing-masing merasa paling benar sendiri, tidak jarang berujung dengan permusuhan dan peperangan. bukan kah tidak ada nash dalam Al Qur'an atau hadist yang menyatakan bahwa yang masuk surga itu dari golongan syiah atau sunny melainkan yang paling taqwa. 
 
Rasulullah itu datang ke dunia untuk menyempurnakan ahkaq manusia (pasti yg berdialog sunny-syiah setuju). Dari seluruh ajarannya beliau, muaranya satu yaitu ahlak yang sempurna. Karena ibadah tidak bernilai bila tidak meningkatkan ahlaqnya. Kalau saling menjelekan, mencaci,merasa benar sendiri, menyalahkan atau menghujat adalah ahlaq yang buruk, maka disarankan untuk berdebat dengan santun, hargai ilmu orang lain, jangan merasa pintar sendiri karena perlu disadari ilmu itu sangat luas. Dan pemahaman kita terbatas. 
 
Pertentangan dan permusuhan berdampak buruh pada dunia (baca Umat manusia). Kalangan non muslim sudah tahu sejak lama. Diantara mereka ada yang prihatin tapi banyak juga yang membiarkan dan menyuburkan pertentangan sunny dan syiah itu. Yang tidak menyukai Islam tidak perlu lagi memecah belah ummat islam (lha wong sudah pecah sejak dulu). mereka tinggal mempertajam saja.  
 
Akhirnya Ummat Islam terbelakang dalam ilmu pengetahuan dan peradaban, semakin miskin dan diombang -ambingkan. Penyakit lama sepeti menumpuk kekayaan ala mu'awiyyah dan berfoya-foya semakin bertambah seiring dengan adanya rejeki minyak. 
 
Sebenarnya siapa sih imam yang 12 itu?. Apakah mereka itu keturunan Rasulullah SAW ?. Bukan jaminan menjadi kekasih Allah walaupun dia ahlul bait, bila ahlaqnya buruk. 
 
Yang saya baca tentang Akhlaq kedua belas imam itu sangat luar biasa baiknya dan perlu dicontoh, baik penguasaan ilmu/kecendekiaanya, keberaniannya, ibadahnya dan kezuhudannya. Sehingga selama ini menjadi rujukan bagi para imam dan ulama seluruh madzhab 
 
terakhir usul saya mari kita lebur Madzhab Sunny dan Syiah menjadi satu yaitu Madzhab Ahlakul karimah seperti misi Rasulullah. 
 
MrShiaa: 
terimakasih usulannya, mengenai 12 imam, anda sepertinya mengimani mereka, tapi apa anda sudah pernah tahu bukti keberadaan imam yang ke 12? 
 
ajakan anda ini menunjukkan anda tidak memahami mazhab syiah sebenarnya, karena salah satu konsekuensi imamah adalah memusuhi sahabat Nabi, selama memusuhi sahabat Nabi, maka tidak mungkin bisa bersatu, walau menggunakan selimut apa pun juga. 
siapkah anda mencintai Abubakar dau Umar?
» Reply to this comment...
yance


mXcomment 1.0.8 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 

Syiah Latest Comments

teruskan
sungguh web ini sangat berguna membuka mata dan hati serta...
09/05/12 21:32 More...
By ghifary palembang

aklak kang jalal 8
Di Qum ( Iran ) selain belajar mut'ah juga dong!! Assyikkk
09/05/12 18:44 More...
By imam ko'mani

sejarah kelam islam
menurut anda apakah kudeta muawiyah yang didukung beberapa sahabat...
08/05/12 14:14 More...
By abyjahier

jauhi syiah
silahkan baca disini...
07/05/12 12:03 More...
By saiful

jauhi syiah
Sungguh Rasullah Mengatakan ummatku akan terbagi menjad 73 golongan...
07/05/12 11:54 More...
By saiful

Lihat Gallery Syiah