Home
Para Imam Syiah Mengikuti Umar bin Khattab

Go back to the article

Comment in question

1. 26-11-2009 15:31

Perkataan Imam Syiah
Saya pikir terlalu tergesa-gesa untuk mengatakan bahwa perkataan Imam syiah itu mendukung pernyataan Umar (yang menurut silogisme yang saya bawakan merupakan orang sesat). 
 
Pasalnya, tidak ada kesamaan konteks antara perkataan Imam syiah dengan umar (yang sesat itu). Lalu apa perbedaanya? 
 
Perkataan Umar (yang sesat itu) menunjukkan bahwa CUKUP AL-QUR'AN BAGI KITA dalam konteks Nabi hendak menyampaikan wasiat. 
 
Sedangkan perkataan Imam Syiah itu dalam konteks posisi, fungsi, dan kelebihan Al-Qur'an.  
 
Apa yang Anda sajikan dalam tulisan Anda itu sungguh kacau peletakkannya sehingga menimbulkan pemahaman yang kacau juga. 
 
Adapun urutannya, akan lebih mudah dicerna jika dirubah menjadi: 
 
Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu. (QS. Al-Maaidah [5]: 48) 
 
Allah berfirman dalam Al Quran, surat An Nahl ayat 89, yang diterjemahkan sebagai berikut : 
Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (al-Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri. 
 
Al Kafi, jilid 1 hal59, Jafar As Shadiq mengatakan: sesungguhnya dalam Al Quran memuat penjelasan segala sesuatu, demi Allah, Allah tidak meninggalkan sesuatu yang diperlukan oleh hamba-hambanya, melainkan telah menjelaskannya pada manusia hingga seorang hamba tidak akan bisa berkata : andai saja hal ini tercantum dalam Al Quran, melainkan Allah telah menurunkan ayat tentang hal itu. 
 
Bashairu Darajat hal 6 Imam Muhammad bin Ali Al Baqir menyatakan : Allah tidak meninggalkan sesuatu yang diperlukan oleh umat hingga hari kiamat, kecuali diturunkan dalam kitabNya dan dijelaskan pada RasulNya, dan Allah menjadikan batasan bagi segala sesuatu dan menjadikan segala sesuatu memiliki dalil yang menunjukkan padanya. 
 
Bashair Darajat hal 194 : Imam Jafar As Shadiq mengatakan : dalam Al Quran terdapat berita langit, berita bumi, berita kejadian yang sedang terjadi, dan yang akan terjadi, Allah berfirman : sebagai penjelas segala sesuatu (QS An Nahl ayat 89). 
 
Tafsir Ali bin Ibrahim Al Qummi, jilid 2 hal 451: sesungguhnya dalam Al Quran memuat penjelasan segala sesuatu, demi Allah, Allah tidak meninggalkan sesuatu yang diperlukan oleh hamba-hambanya, melainkan telah menjelaskannya pada manusia hingga seorang hamba tidak akan bisa berkata : andai saja hal ini tercantum dalam Al Quran, melainkan Allah telah menurunkan ayat tentang hal itu. 
 
Al Mahasin hal 267: Imam Jafar As Shadiq mengatakan : segala sesuatu yang diperselisihkan oleh dua orang, pasti ada penjelasannya dalam Kitab Allah. 
 
sampai sini dulu, maksudnya bahwa baik ayat Al-Qur'an maupun perkataan Imam syiah diatas itu untuk menginformasikan kepada kita bahwa Al-Qur'an itu pedoman bagi umat manusia. 
 
Imam Syiah berusaha menafsirkan kedua ayat yang saya kutip diatas. 
 
Setelah ini, baru kemudian akan kita tambahkan untuk menilai apakah perkataan Umar (yang sesat itu) benar atau tidak. 
 
Al Kafi, jilid 1 hal 60.Imam Jafar As Shadiq mengatakan : setiap sesuatu yang diperselisihkan oleh dua orang, pasti ada penjelasannya dalam kitab Allah, tetapi akal manusia tidak menjangkaunya. 
 
Maksudnya bahwa sebetulnya segala sesuatu sudah ada di dalam Kitab Allah, tetapi memang akal manusia biasa yang penuh dengan keterbatasan ini tidak mampu menjangkau seluruhnya. 
 
Lalu apa gunanya donk? jelas berguna, karena ada manusia-manusia pilihan yang khusus yang dapat menjangkau itu. 
 
Siapa? 
 
Nah, baru perkataan Imam Ja'far yang pertama Anda kutip pada tulisan diatas. 
 
Al Kafi, jilid 1 hal 61, Imam Jafar As Shadiq mengatakan Kitab Allah, di dalamnya terdapat berita kaum sebelum kalian, dan berita apa yang terjadi sesudah kalian, pemutus perselisihan yang ada pada kalian, dan kami mengetahuinya. 
 
Jadi kalau Umar mengatakan cukuplah Al-Qur'an, maka sebetulnya itu tidak cukup. Karena perlu penjelas. Siapa itu? Ahlulbayt. 
 
Bahwa Nabi meninggalkan 2 perkara penting. Al-Qur'an dan Ahlulbayt. Jika kita mengikutinya, kita tidak akan tersesat sepeninggal beliau. (Shahih Muslim). 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih atas komennya, sebelumnya saya sudah mencari riwayat seperti yang anda tulis, tapi tidak saya temukan di shahih muslim. barangkali saya salah lihat. 
 
menurut penjelasan anda, mestinya yang jadi Nabi bukan Muhammad, tapi ahlulbait, yang menurut anda adalah Ali dan 11 anak cucunya. 
 
Karena yang bertugas menerangkan Al Qur'an adalah mereka, bukan Nabi Muhammad. Menurut anda, ahlulbait lah yang menjadi penjelas Al Qur'an. 
 
tapi dalam Al Qur'an, kita melihat perintah untuk kembali pada Allah dan Rasul Muhammad SAAW saja ketika terjadi perselisihan, bukan pada ahlulbait. lihat surat An Nisa' 59.  
 
 
lihat lagi silogisme yang anda tulis, tolong dilengkapi.
» See all 2 replie(s)
metafisika
2 replies

1. 19-12-2009 08:13

Hehe...
1. Bahwa yang nabi tinggalkan adalah kitab allah dan al itrah ahlulbayt. Itu ada dalam shahih muslim. 
 
2. Persoalan apakah nabi tetap berwasiat pada saat tragedi kamis kelabu, maka jawabannya 'IYA'. 
 
3. Surat an nisa 59 yah? Wah, jadi kita harus taat pada Nabi tuh. Ya gak? 
 
Bukankah Nabi memerintahkan kita utk bpegang teguh kpd kitab Allah dan al itrah ahlulbayt? Ya gak sih. Cocok dnk. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih tanggapannya, kata anda: 
 
1. Bahwa yang nabi tinggalkan adalah kitab allah dan al itrah ahlulbayt. Itu ada dalam shahih muslim. 
 
sebelumnya saya berulang kali menelusuri shahih muslim untuk mencari hadits bahwa Nabi meninggalkan kitab Allah dan al itrah ahlulbayt, tapi selalu tidak menemukan. 
 
ini pertanda kebohongan anda. 
 
anda bilang: 
 
2. Persoalan apakah nabi tetap berwasiat pada saat tragedi kamis kelabu, maka jawabannya 'IYA'. 
 
anda bilang IYA sementara Ibnu Abbas mengatakan tidak. siapa yang harus saya percaya? terus terang saya bingung. 
 
ini kebohongan anda yang kedua. 
 
 
pernyataan anda: 
 
3. Surat an nisa 59 yah? Wah, jadi kita harus taat pada Nabi tuh. Ya gak? 
 
anda harus taat pada Nabi yang melarang mencaci maki para sahabat. jangan pilih-pilih. 
di sini Nabi mengikuti saran Umar dan tidak berwasiat.  
 
kata anda: 
 
Bukankah Nabi memerintahkan kita utk bpegang teguh kpd kitab Allah dan al itrah ahlulbayt? Ya gak sih. Cocok dnk. 
 
perintah itu tidak ada di shahih muslim. lagi pula, apakah berpegang pada itrah berarti mengikuti mazhab syiah ala khomeini? tidak ada hubungan antara mazhab Ali dan mazhab Khomeini. 
Ali tidak pernah menepuk-nepuk dada, sementara ustadz anda melakukannya. ini satu misal saja. 
 
ajaran mazhab khomeini berbeda 180 derajat dengan ajaran Al Itrah, Ali bin Abi Thalib. 
 
jika memang anda mengikuti Ali, coba cari 10 hadits shahih dan bersambung sanadnya pada Nabi melalui riwayat Ali dalam kitab syiah. 10 saja, tidak perlu banyak-banyak. 
 
saya tunggu, jika tidak tahu, tanyakan pada ustadz anda.  
 
» Reply to this comment...
metafisika

2. 16-09-2010 03:23

Sesat
Utk metafisika. 
 
Kalau kalian menyesatkan Umar RA , karena Umar RA kalian anggap membangkang perintah Rosul SAW, lalu kalian anggap apa Ali RA yang MEMBANGKANG PERINTAH ROSUL saw dalam perjanjian Hudaybiyah dimana Ali RA menolak ketika Rosul SAW menyuruh menghapus kata Nabiyullah sampai2 Rosul SAW yang menghapus sendiri. 
 
Memang ketika hati sudah tertutup kabut kebencian, maka kebaikan seperti racun. 
Janganlah kalian menjadi seperti abu jahal dan abu lahab yang sudah mengakui kebenaran Islam tetapi karena kesombongan akhirnya menolaknya. 
 
Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan petunjuk hidayahnya agar istiqomah di tengah gencarnya arus SYUBHAT DAN SYAHWAT. 
 
Note : 
RA = Rodliyallahu anhu 
SAW = Sholallahu alahi wa sallam. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, memang selama ini syiah menerapkan standar ganda, panutan mereka dalam hal ini adalah Amerika, yang dikenal suka memberlakukan standar ganda. 
 
segala perilaku Ali adalah benar, segala perilaku sahabat, termasuk Umar, selalu keliru.
» Reply to this comment...
fath


mXcomment 1.0.8 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 

Syiah Latest Comments

teruskan
sungguh web ini sangat berguna membuka mata dan hati serta...
09/05/12 21:32 More...
By ghifary palembang

aklak kang jalal 8
Di Qum ( Iran ) selain belajar mut'ah juga dong!! Assyikkk
09/05/12 18:44 More...
By imam ko'mani

sejarah kelam islam
menurut anda apakah kudeta muawiyah yang didukung beberapa sahabat...
08/05/12 14:14 More...
By abyjahier

jauhi syiah
silahkan baca disini...
07/05/12 12:03 More...
By saiful

jauhi syiah
Sungguh Rasullah Mengatakan ummatku akan terbagi menjad 73 golongan...
07/05/12 11:54 More...
By saiful

Lihat Gallery Syiah

Online

Saat ini ada 25 tamu online